HAYYAH: TAK ADA GENCATAN SENJATA JIKA ISRAEL LECEHKAN HAK PALESTINA
2008-03-24 14:35:19
kispa.org-Gaza: Salah satu pimpinan gerakan Hamas Khalel Hayyah menegaskan, pihaknya tidak akan menerima mediator dan prakarsa manapun dalam gencatan senjata dengan Israel jika hak-hak Palestina dilecehkan dan dikurangi. Ia menegaskan kembali bahwa rakyat Palestina tidak akan mengakui negara Israel yang merampas hak-hak Palestina.
Dalam aksi perempuan yang diadakah oleh Gerakan Perempuan Islam kemarin Sabtu (22/3) di Gaza yang dihadiri oleh ratusan keluarga syuhada dalam peringatan empat tahun kematian Syeikh Ahmad Yasin dengan tajuk "dengan prinsip, kami akan ciptakan kemenangan", Al-Hayyah menampik anggapan bahwa gerakan Hamas sepeninggal pendirinya mengalami kelemaha dan para pemimpinnya takut nyawa mereka, anak dan harta benda mereka. Sebaliknya, sepeninggal Syaikh Ahmad Yasin, Hamas semakin kuat dan kokoh. Popularitas rakyat terhadapnya pun turut naik. Apalagi ditengah blokade yang dilakukan oleh Israel terhadap Jalur Gaza justru popularitasnya semakin naik.
Meski berbagai hambatan dan cobaan yang dialami Hamas, gerakan ini tetap pada pendiriannya seperti yang dipegang oleh Syaikh Ahmad Yasin.
Dalam kesempatan peringatan gugurnya Syaikh Ahmad Yasin, Al-Hayyah menegaskan rakyat Palestina harus meniti dan menguatkan tekad mengikuti langkah Syaikh Yasin. Ia menambahkan bahwa para pejuang Palestina laki-laki dan perempuan masih terikat di hati mereka untuk meniti jalan perjuangan Syaikh Yasin untuk bertemu di surga yang kekal.
Sementara Ummul Ala' mewakili ibu-ibu syuhada dalam orasinya mengatakan, sedikit orang yang menciptakan sejarah dan menggambar perjalanan sejarah dan kemajuan. Ia menghibur para keluarga-keluarga syuhada bahwa mereka tidak perlu bersedih. Sebab Allah bersama mereka yang akan menolong dari segala kesulitan.
Di sisi lain, Ummu Muhammad Rantisi mengatakan, Allah berkehendak untuk mempertemukan para keluarga pejuang dalam peringatakan 4 tahun syahidnya Syeikh Yasin. Ia menegaskan bahwa wanita muslimah harus menyadarai bahwa kemenangan agama membutuhkan kelelahan dan upaya kesungguhnya. Sebab perlawanan, jihad, darah yang menyirami bumi adalah yang memenangkan agama. Ia menegaskan bahwa agama ini tidak menang dengan perdamaian dan perundingan serta kelemahan. (bn-bsyr/infopalestina/din)
Lainnya:
.APARAT MESIR IKUT SIBUK CARI KOPRAL GHILAD SHALIT
2008-03-24 13:39:19
.MESIR AKAN PASOK LISTRIK KE JALUR GAZA, KURANGI KETERGANTUNGAN PADA ISRAEL
2008-03-24 12:11:05
.ISRAEL INTRUKSIKAN TEMBAK DI TEMPAT BAGI WARGA PALESTINA
2008-03-24 11:55:27
.SYEKH YASIN SANG QIYADAH
2008-03-19 16:07:54
.HARIAN LEBANON: ISRAEL RENCANAKAN BUNUH PIMPINAN HAMAS
2008-03-19 13:43:43





.jpg)








