Depan | Berita | Artikel | Galeri | Tentang KISPA | Infaq Palestina | Infaq Peduli Negri | Hubungi Kami


Relawan KISPA di Kapal Freedom Flotilla


SEKJEN KISPA MEMBACAKAN PERNYATAAN SIKAP KISPA TENTANG PEMBAJAKAN KAPAL MAVI MARMARA DI BUNDARAN HI


AKSI PEMBAKARAN BENDERA ISRAEL DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


Muhammad Fatih - di sebelah kanan - Belajar Mengaji dalam Perjalanan ke Gaza.


Ketua KISPA Bersama Peter Vanner 63 tahun, seorang warga negara Inggris, yang kemudian berganti nama Muhammad Fatih. setelah masuk Islam saat pemberangkatan rombongan “Armada Pembebasan” ke Gaza


Kapal Laut "Mavi Marmara" yang mengangkut relawan kemanusiaan ke Gaza.


Syekh Raid Shalah, Ulama Palestina, tamu khusus yang datang dari Al Quds.


Ketua KISPA berjabat tangan dengan Syekh Raid Shalah.


Hujan rintik-rintik mengiringi pelepasan "armada pembebasan" ke Gaza


Relawan KISPA bersama Syekh Raid Shalah di Istanbul, Turki.


Relawan KISPA bersama anak-anak Istanbul, Turki.


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari Jama'ah Masjid Al-Balag Gedung Bulog II


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari UNISBA (Universitas Islam Bandung)

INFORMASI INFAQ
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Di INFORMASIKAN Kepada Bpk/Ibu/Sdr/i yang Berinfaq Melalui Transfer BMI, Kami akan update di www.kispa.org/infaq setelah kami mendapatkan Print Out dari pihak BMI per Tgl 14 Setiap Bulannya. Kecuali Infaq yang Langsung (tidak melalui Bank) atau mengirim tanda bukti transfer via fax. ke KISPA.

Wassalam,
KISPA







www.majelisazzikra.org




www. infopalestina.com















FERRY NUR DIPILIH SEBAGAI KETUA KISPA PERIODE 2009-2014
2009-05-14 10:05:15

kispa.org - Peperangan yang terjadi antara Palestina dan Israel dari dulu hingga kini tidak pernah berhenti. Dan di awal tahun 2008 Israel telah melakukan blokade keseluruh wilayah Gaza dan sekitar pemukiman rakyat Palestina. Hingga agresi militer Israel ke jalur Gaza diawal Januari 2009.

Kekejaman Zionis Israel terhadap rakyat Palestina tersebut yang kemudian menjadi latar belakang berdirinya sebuah lembaga/organisasi kemanusiaan dan solidaritas terhadap rakyat Palestina.

Dengan mengharapkan ridho Allah dan mengamalkan hadits Nabi SAW : "Barang siapa yang tidak peduli dengan urusan kaumku maka dia bukan bagian dari umatku", akhirnya pada tanggal 1 Rabiul Awwal 1423 H atau 14 Mei 2002 berdirilah sebuah wadah organisasi yang peduli terhadap persoalan Palestina. Bertempat di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) ,Masjid Istiqlal dibentuklah sebuah organisasi yang merupakan gabungan dari 20 ormas Islam yaitu KISPA (Komite Indonesia Untuk Solidaritas Palestina).

Telah banyak kegiatan yang dilakukan oleh KISPA dalam memberikan pencerahan dan pemahaman soal Palestina kepada umat, baik kegiatan yang berupa ceramah umum, tabligh Akbar, penggalan dana maupun demonstrasi.

Diakui ataupun tidak KISPA, telah memberi warna baru bagi perjuangan rakyat Palestina melawan zionis Israel. Selama lima tahun, tidak kurang dari 8 Milyar lebih uang yang telah KISPA kirimkan untuk membantu rakyat Palestina. Dan yang cukup uniknya, semua dana yang masuk ke rekening KISPA untuk rakyat Palestina, sedikitpun tidak ada yang dipotong. Baik dipotong atas nama biaya operasional atau yang lainnya seperti yang biasa dilakukan oleh lembaga-lembaga kemanusiaan yang lain.

Setelah berjalan selama lima tahun sejak didirikannya, akhirnya pada tanggal 13 Mei, hari Selasa kemarin, KISPA melakukan musyawarahnya yang pertama untuk mengganti kepengurusan yang lama.

Bertempat di ruang Aula kantor MUI yang baru dijalan Proklamasi, dilaksanakanlah musyawarah KISPA,  dalam musyawarah tersebut yang dihadiri berbagai perwakilan ormas dan dewan Pertimbangan, diantara Dewan Pertimbangan yang hadir terlihat ada Bang Gogon ( DR. Ahmad Sumargono) yang dikenal sebagai aktivis DDII dan juga hadir DR.Muhammad Noer, serta Drs Al-Muzammil Yusuf anggota dewan dari FPKS.

Acara yang dijadwalkan berlangsung dari jam 9 pagi sampai jam 2 siang, akhirnya bisa lebih awal diselesaikan. Sidang-sidang yang berlangsung dalam musyawarah tersebut tidak mengalami kendala apapun dan secara aklamasi akhirnya para peserta musyawarah menetapkan Al-Ustadz Haji Ferry Nur, S.Si sebagai Ketua KISPA yang baru untuk periode 2009-2014.

Pada periode sebelumnya ketua KISPA adalah DR. Din Syamsuddin, namun dalam perkembangannya akibat kesibukan beliau mengurus Muhammadiyah, beliau mengundurkan diri pada tahun 2006, dan otomatis sejak pengunduran diri itu, yang lebih banyak berperan di KISPA adalah sekjen yaitu ust. Ferry Nur.

Sebagai ketua terpilih yang baru ust. Ferry Nur diminta oleh para peserta musyawarah untuk membentuk kepengurusan KISPA yang baru dalam waktu satu bulan.

Diakhir acara, DR.Muhammad Noer sebagai Dewan Pertimbangan sedikit memberikan masukan kepada ketua KISPA yang baru agar kedepannya KISPA lebih banyak bersilaturahim ke ormas-ormas Islam yang lain dan diharapkan adanya pertemuan rutin antara pengurus dengan para Dewan Pertimbangan di masa mendatang.(fq/eramuslim/fn)




Lainnya:

.MURSYID IM KECAM KUNJUNGAN NETANYAHU KE MESIR
2009-05-13 17:33:40

.DOKUMEN ISRAEL: OP DAN ISRAEL BEKERJASAMA SELAMA AGRESI KE GAZA
2009-05-13 17:26:18

.HAMAS TOLAK KONSEP DUA NEGARA
2009-05-12 10:44:40

.MENDAGRI PALESTINA YANG BARU KELUARKAN PERINTAH PERTAMANYA
2009-05-11 11:50:47

.ISRAEL TARGETKAN DALAM 8 TAHUN KUASAI PENUH AL QUDS
2009-05-11 11:45:56