TURKI MENYUMBANG 350 JUTA EURO UNTUK PEMULIHAN GAZA
2009-06-20 11:36:40
kispa - Istanbul - Badan Arab Internasional untuk Pemulihan Gaza kemarin Rabu (17/6) menggelar konferensi internasional pertama untuk pemulihan Gaza dengan diikuti oleh sekitar 800 orang dari 30 lebih Negara Arab, Negara Islam dan Eropa yang mewakili asosiasi, lembaga sosial, perusahaan dan bisnisman.
Badan yang dibentuk oleh asosiasi insinyur Jordania, Negara-negara Arab dan internasional ini menyerukan agar pemulihan Gaza segera dimulai. Sebab ada kebutuhan mendesak untuk rekontruksi Gaza yang mengalami musibah perang yang menghancurkan infrastrukturnya sehingga tidak bisa melayani warga dengan baik.
Badan ini menentukan 450 proyek kesehatan, pemukiman dan pendidikan di Jalur Gaza yang membutuhkan pemulihan segera dengan beban anggaran mencapai setengah juta dollar AS.
Konferensi ini mengumumkan launching saham pemulihan Gaza kepada publik melalui asosiasi, badan-badan Arab, negara Islam dan internasional.
Wail As-Saqa, ketua dewan managemen badan tersebut mengatakan bahwa nilai saham mencapai 100 Euro dan akan tawarkan di sejumlah negara untuk membuka peluang untuk bersaham dalam pemulihan Gaza.
Badan tersebut menampilkan fatwa ketua Asosiasi Ulama Umat Islam, Dr. Yusuf Al-Qaradhawi yang menilai bahwa saham pemulihan Gaza adalah zakat yang diwajibkan kepada setiap muslim.
Dalam fatwa itu disebutkan bahwa jika umat Islam telah dihalangi dalam berhubungan dengan saudara-saudaranya di Gaza dan tidak bisa membalas kejahatan Israel atau menghentikannya seperti yang diwajibkan oleh syariat, atau tidak bisa mengirim bantuan berupa makanan, pakaian dan obat, maka selemah-lemah uman adalah merekontruksi apa yang sudah dihancurkan oleh Israel dari membangun rumah-rumah, sekolah, rumah sakit, lembaga sosial, stasiun air, listrik, jalan-jalan dan infrastruktur lainnya.
Fatwa menilai bahwa setiap Muslim wajib memberikan saham dalam rekonstruksi Gaza karena itu adalah zakat yang wajib, sebab mereka adalah fakir miskin dan mereka di jalan Allah. Dia juga termasuk wakaf, sedekah jariah yang terus mengalir pahalanya meski yang mengeluarkan telah meninggal. Dan termasuk wakaf yang selalu dijaga dan hasilnya untuk kebaikan, juga termasuk obyek untuk memberikan wasiat dan sedekah sunah.
As-Saqa mengatakan bahwa kini sudah dibuka Biro Badan tersebut di sejumlah negara seperti Jordania dan Turki dan akan dibuka di sejumlah negara Arab lainnya dan negara-negara Islam. Ia juga menjelaskan bahwa secara resmi, Badan ini akan didaftarkan secara resmi di Inggris dan Turki. Dalam kesempatan ini juga, Turki menyumbangkan 350 juta Euro untuk pemulihan Gaza. (bn-bsyr/pic/fn)
Lainnya:
.PERNYATAAN LIEBERMAN KEMUNDURAN PERDAMAIAN ISRAEL-PALESTINA
2009-06-20 11:19:31
.AL QASSAM: CIA TERLIBAT SPIONASE DI GAZA
2009-06-19 21:03:01
.JIMMY CARTER MINTA PEMERINTAH AS MENCABUT HAMAS DARI DARTAR TERORIS
2009-06-19 20:49:10
.ANAK-ANAK KECIL YAHUDI SUDAH DIAJARI UNTUK MENEMBAK
2009-06-18 14:36:33
.LEBIH 300.000 RAKYAT PALESTINA TERANCAM KEHILANGAN TEMPAT TINGGAL DI YERUSALEM
2009-06-18 14:23:47





.jpg)








