Berita Artikel Galeri Tentang KISPA Wakaf Quran Infaq Palestina Infaq Peduli Negri Kontak Kami


Ketua KISPA Ceramah di Masjid Al Istiqamah Telkom Gatot Subroto, Jakarta Selatan


Jamaah Masjid Al Istiqamah Telkom Gatot Subroto, Jakarta Selatan Ikut Wakaf Qur'an KISPA: Mushaf Masjid Al Aqsha


Jamaah Kuliah Zhuhur Masjid Al Istiqamah Telkom Gatot Subroto, Jakarta Selatan Menerima Mushaf Masjid Al Aqsha


Penyerahan Mushaf Masjid Al Aqsha di masjid Al Istiqamah Telkom Gatot Subroto, Jakarta Selatan


Sekjen KISPA Menyerahkan Kalender KISPA 2012 / 1433 Kepada DR. Abdurrahman Yususf Jamal, Pimpinan Darul Qur'an Wasunnah Gaza


DR. Abdurrahman Yususf Jamal, Pimpinan Darul Qur'an Wasunnah Gaza Menerima Buku "Mavimarmara Menembus Gaza".


DR. Abdurrahman Yususf Jamal, Pimpinan Darul Qur'an Wasunnah Gaza Memperhatikan Kalender KISPA 2012 / 1433


Ketua KISPA Menjelaskan Mushaf Masjid Al Aqsha Kepada DR. Abdurrahman Yususf Jamal, Pimpinan Darul Qur'an Wasunnah Gaza


Jama'ah Pria Masjid At Taqwa Komplek Pajak, Meruya Selatan, Jakarta Barat, Menerima Kalender KISPA 2012 /1433


Jama'ah Perempuan Masjid At Taqwa Komplek Pajak, Meruya Selatan, Jakarta Barat, Menerima Kalender KISPA 2012 /1433


Pengurus dan Wali Santri Darul Qur'an Mulia, Gunung Sindur, Bogor Menerima Kalender KISPA 2012 /1433


Jamaah dan Pengurus Masjid Muammar Qaddafy Sentul, Bogor Menerima Kalender KISPA 2012 /1433


Jamaah Masjid At Taqwa GMF Bandara Sukarno Hatta Menerima Kalender KISPA 2012 /1433


Ustadz Ferry Nur Bersama Pengurus LDK Akademi Pimpinan Perusahaan, Jakarta Selatan


Tabligh Akbar Ustadz Ferry Nur di Akademi Pimpinan Perusahaan, Jakarta Selatan





WAKAF AL-QUR’AN KISPA

PROGRAM WAKAF AL-QUR’AN KISPA
Dengan Uang Rp. 50.000,- Anda Sudah Dapat Mewakafkan Al-Qur’an Masjid Al-Aqsha dan Terjemahan Untuk Da’i, Santri Penghafal Al Qur’an dan Kaum Muslimin.
SALURKAN WAKAF ANDA
Bank Muamalat Indonesia
No. Rek. 311.02578.22
an. Eka Kurniawan
Telp. 259 58994
Hp. 0815 8546 1345
 email: wakafquran.kispa
@gmail.com



INFORMASI INFAQ
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Di INFORMASIKAN Kepada Bpk/Ibu/Sdr/i yang Berinfaq Melalui Transfer BMI, Kami akan update di www.kispa.org/infaq setelah kami mendapatkan Print Out dari pihak BMI per Tgl 14 Setiap Bulannya. Kecuali Infaq yang Langsung (tidak melalui Bank) atau mengirim tanda bukti transfer via fax. ke KISPA.

Wassalam,
KISPA
























































ICRC: PEMUKIMAN ILEGAL ISRAEL SEBABKAN PENDERITAAN WARGA PALESTINA
2009-06-25 15:11:50

kispa.org - Al Khalil - “Kekerasan yang dilakukan para pemukim Yahudi dan pembatasan-pembatasan yang sangat keterlaluan merusak kehidupan sehari-hari warga palestina di bagian selatan Tepi Barat yang diduduki, khususnya kota tua Hebron (AL Khalil),” Matteo Benatti kepala kantor the International Committee of the Red Cross (ICRC) di Al Khalil mengatakan sejak September 2007.

Benatti menjelaskan dalam sebuah press release yang dikeluarkan hari Rabu oleh website ICRC, “ Pemukiman-pemukiman Yahudi itu telah membuat banyak aspek kehidupan, sangat sulit bagi warga Palestina. Di kota tua Al Khalil, kira-kira 600 orang pemukim Yahudi tinggal di koloni-koloni, sangat dekat dengan 30.000 warga Palestina. Otoritas Israel melakukan langkah-langkah pengamanan yang sangat ketat dan membuat banyak pos-pos pemeriksaan di wilayah kota ini, termasuk di gua Patriarch, sebuah tempat penting untuk beribadah baik bagi orang Yahudi maupun muslim. Sejumlah jalan ditutup bagi warga Palestina dan mereka dilarang membawa mobil di wilayah-wilayah di mana mereka tinggal.”

Pembatasan-pembatasan gerak terhadap warga Palestina yang dilakukan Israel, bersamaan dengan kekerasan yang dilakukan para pemukim Yahudi, sangat merusak kehidupan sehari-hari warga Palestina,” Benatti menekankan.

Berikut ini adalah petikan laporan Benatti:

Ratusan keluarga Palestina harus melalui pos-pos pemeriksaan hanya untuk membeli makanan, misalnya. Mereka sering diintimidasi oleh para pemukim Yahudi di pos-pos pemeriksaan. Wanita adalah yang paling rentan terhadap bentuk kekerasan ini. Ini lebih banyak terjadi, karena warga Palestina tidak dibolehkan berkendara di sepanjang jalan-jalan itu, sehingga memaksa para wanita melalui pos-pos pemeriksaan dengan berjalan kaki. Karena jalan-jalan ditutup, orang tua dipaksa untuk membawa tas belanja dengan jarak yang sangat jauh.

Ambulan-ambulan yang membawa warga Palestina dalam keadaan darurat bisa mengalami penundaan yang lama di pos-pos pemeriksaan itu. Keluarga-keluarga pasien terpaksa membawa keluarga mereka yang sakit dengan tandu atau keledai untuk sampai ke tempat dimana ambulan menunggu.

Kehidupan ekonomi di kota tua itu hampir mati karena pembatasan-pembatasan gerak yang dilakuakan Israel dan kekerasan para pemukim Yahudi. Sejumlah pemilik toko diperintahkan menutup tokonya oleh tentara Israel. Toko-toko yang lain tidak punya pembeli, karena warga Palestina takut mendekati pemikiman Yahudi. Kemelaratan merajalelela. Menurut sebuah penelitian ICRC pada rumahtangga di wilayah-wilayah yang dibatasi geraknya oleh Israel di kota itu, musim panas yang tahun lalu, 86% keluarga-keluarga hidup dalam kemiskinan, karena mereka hanya punya 97 dolar per kepala per bulan untuk pangan, pakaian dan semua kebutuhan lain.

Sebagian besar warga Palestina yang tinggal di kota tua itu harus memasang kawat di depan jendela rumah mereka supaya jendela-jendela itu tetap tertutup karena mereka sering dilempari air seni, sayuran busuk dan batu melalui jendela-jendela itu oleh para pemukim Yahudi. Anak-anak, bahkan pergi ke sekolahpun, dapat jadi ancaman bagi mereka, karena para pemukim Yahudi itu melempari mereka dengan batu. Benar-benar sangat melelahkan bagi keluarga-keluarga itu, hidup dalam suasana yang tegang terus-menerus.”

Pemukim Yahudi Bersenjata Hancurkan Bengkel dan Bakar Kebun Warga Palestina

Adalah kejadian dan pemandangan sehari-hari, para pemukim Yahudi merusak kehidupan warga Palestina. Seperti yang disampaikan Matteo Benatti, kepala Kantor Komite Palang Merah Internasional di Al Khalil (Hebron) dalam laporan yang diterbitkan oleh website komite itu, para pemukim Yahudi yang dipersenjatai oleh pemerintahnya itu dapat berbuat apapun terhadap warga Palestina.

Kembali, para pemukim Yahudi Bersenjata meneror warga Palestina. Kali ini para pemukim Yahudi dari Pemukiman Yahudi Halmish dan Yitzhar.

Para pemukim Yahudi Halmish, yang didirikan di atas tanah sebuah desa Palestina di barat kota Ramallah, hari Rabu , membakar kebun-kebun warga Palestina.

Penduduk desa mengatakan bahwa para pemukim Yahudi berhasil membakar 120 pohon zaitun.

Sementara itu, pemukim Yahudi lain, yaitu dari pemukiman Yahudi Yitzhar, juga hari Rabu, untuk yang ketiga kalinya menyerang sebuah bengkel bahan bangunan di selatan Nablus.

Para pemukim Yahudi menghancurkan sumur-sumur air, kayu dan bahan bangunan lain di bengkel itu.

Setiap hari selalu saja ada warga Palestina yang diteror oleh para pemukim Yahudi dengan berbagai bentuknya, termasuk menyerang secara fisik hingga terluka para, bahkan hingga tewas atau dengan cara-cara seperti yang dilakukan para pemukim Yahudi Halmish dan Yitzhar ini.

Inikah yang disebut “para pemukim Yahudi itu bukan musuh perdamaian” oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam pidatonya di Universitas Bar Ilan baru-baru ini?

Inikah yang disebut sebagai “demi pertumbuhan alami,”oleh para pemimpin Israel ketika mereka selalu menolak seruan dunia agar menghentikan pembangunan dan perluasan pemukiman Yahudi itu?

Di samping jelas-jelas pemukiman Yahudi itu sendiri adalah ilegal, karena melanggar Hukum Internasional, para pemukim Yahudi itu ternyata, sebagaimana para pemimpin mereka, adalah orang-orang yang sakit jiwanya sehingga mengancam warga palestina setiap saat. (EZ/ PIC/SA/fn)




Lainnya:

.DUA KAPAL SOLIDARITAS AKAN MERAPAT KE GAZA
2009-06-25 15:07:37

.MUFTI AL QUDS: KUNJUNGAN MENTERI ISRAEL KE MASJID AL AQSHA MERUPAKAN PELECEHAN
2009-06-24 22:07:12

.PERUSAHAAN ZIONIS TAMBAH MODAL DI CARREFOUR
2009-06-24 21:55:03

.TANAH-TANAH MILIK PENGUNGSI PALESTINA DIJUAL ISRAEL
2009-06-23 19:44:01

.MENUNGGU PIDATO POLITIK HAMAS
2009-06-23 19:42:02