Depan | Berita | Artikel | Galeri | Tentang KISPA | Infaq Palestina | Infaq Peduli Negri | Hubungi Kami


DAPATKAN BUKU "MAVI MARMARA MENEMBUS GAZA" Kesaksian Seorang Relawan, di Kantor KISPA atau Hub: 021 46425574, 91023223


Ketua KISPA bersama Guru dan Siswi SDIT Al Hikmah, Cilandak, Jakarta Selatan


Ketua KISPA bersama Guru dan Siswa SDIT Al Hikmah, Cilandak, Jakarta Selatan


Pelajar SDIT Al Hikmah Cilandak, Jakarta Selatan mendapatkan buku "Mavi Marmara Menembus Gaza"


Ketua KISPA sedang mengisi acara "Pesantren Kilat" pelajar SDIT Al Hikmah Cilandak


Ketua KISPA foto bersama Pimpinan dan Karyawan Bonecom dalam acara "Buka Puasa Bersama"


Ketua KISPA sedang menyampaikan Pengantar "Berbuka Puasa Bersama" di Bonecom, Muara Baru Jakarta


Ketua Kispa dan Direktur RSUD Bekasi dan Anak-anak Yatim dalam Acara Buka Puasa Bersama


Ketua KISPA Bersama Jama'ah Kuliah Ramadhan Bank BUKOPIN Jl. MT. Haryono, Jakarta


Karyawan Bank Danamamon Kuningan, Jak- Sel, Menyaksikan Tanyangan Film Dokumenter Serangan Zionis Israel Ke Kapal Mavi Marmara


KETUA KISPA BERSAMA JAMAAH KULIAH RAMADHAN INDOCEMENT JL. SUDIRMAN, JAKARTA


Foto Bersama Panitia dan Peserta bedah buku "Mavi Marmara Menembus Gaza" di kantor KISPA


Panitia dan Peserta bedah buku "Mavi Marmara Menembus Gaza" sedang berbuka puasa di kantor KISPA


Ustadz Okvianto Baharudin yang tangan kanannya di tembak Israel sedang memberikan kesaksian dalam acara Bedah Buku "Mavi Marmara Menembus Gaza" di kantor KISPA


Peserta sedang menyimak paparan yang diberikan pembicara dalam acara Bedah Buku "Mavi Marmara Menembus Gaza" di kantor KISPA

INFORMASI INFAQ
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Di INFORMASIKAN Kepada Bpk/Ibu/Sdr/i yang Berinfaq Melalui Transfer BMI, Kami akan update di www.kispa.org/infaq setelah kami mendapatkan Print Out dari pihak BMI per Tgl 14 Setiap Bulannya. Kecuali Infaq yang Langsung (tidak melalui Bank) atau mengirim tanda bukti transfer via fax. ke KISPA.

Wassalam,
KISPA







www.majelisazzikra.org




www. infopalestina.com















RAED SALAH: 2010 TAHUN KRITIS BAGI AL QUDS DAN AL AQSHA
2010-01-13 10:01:06

kispa.org - Ketua Gerakan Islam di wilayah Palestina yang diduduki Zionis tahun 1948, Syekh Raed Salah, menolak keputusan pemerintah penjajah Israel yang melarangnya memasuki kota Al Quds selama enam bulan.

Dia mengingatkan bahwa eskalasi keputusan pengusiran yang dikeluarkan penjajah Israel terhadap para pembela kota Al Quds dan Masjid Al Aqsha akan membuat tahun 2010 menjadi tahun kritis, gawat dan sangat menentukan bagi nasib kota Al Quds dan masjid Al Aqsha masa kini dan masa depan.

Hari Senin (11/1) yang lalu, Syekh Raed Salah menerima surat perintah militer yang intinya melarang dirinya memasuki seluruh kota Al Quds selama enam bulan. Surat perintah itu dilampiri peta berwarna yang menjelaskan batas-batas wilayah yang dilarang dimasuki. Surat perintah itu diserahkan hanya beberapa jam sebelum berakhirnya surat perintah sebelumnya yang melarang Syekh Salah memasuki kota Al Quds selama tiga minggu. Surat perintah militer yang baru ini menyatakan bahwa penjajah Israel bermaksud memperpanjang larangan untuk periode enam bulan.

Mengomentari keputusan pengusiran dirinya dari Al Quds, Syekh Salah mengatakan, "Kami akan tetap mempertahankan hak tetap kami untuk memasuki kota Al Quds setiap saat tanpa izin dari siapa pun." Dia memperingatkan bahwa "bukti-bukti yang dikumpulkan menegaskan bagi semua orang yang berakal bahwa 2010 akan menjadi tahun kritis, gawat dan sangat menentukan nasib kota Al Quds dan masjid Al Aqsha masa kini dan masa depan. Terutama jika dikaitkan perintah-perintah penjajah yang batil ini dengan serangan-serangan dan permusuhan penjajah, yang hari ini menginginkan yahudisasi kota Al Quds dan melanjutkan rencana destruktifnya terhadap Masjid Al Aqsha."

Dalam pernyataan sebelumnya Syekh Salah mengatakan dia "mengkhawatirkan Al Aqsha akibat kebijakan gila Benjamin Netanyahu, perdana menteri Israel ." Menurut para pakar hukum Palestina, langkah Israel yang terus-menerus menerapkan kebijakan pendeportasian dan pengusiran, yang mulai muncul pada tahun 2007 dan meningkat pada tahun 2009, memberikan peringatan bahwa penjajah sedang mencoba mengosongkan sekitar Al Aqsha dan Al Quds dari para pembelanya, sebagai langkah pendahuluan untuk melaksanakan rencana-rencananya di sana, baik itu yahudisasi Al Quds, penghancuran masjid Al Aqsha dan pembangunan kuil yang mereka klaim sebagai gantinya, atau membaginya (Al Aqsha) antara orang Yahudi dan Palestina.

Sementara itu, pengacara Zahi Nujidat, juru bicara Gerakan Islam di wilayah Palestina 1948, dalam sebuah pernyataannya mengatakan, "Keputusan penjajah Israel yang memperpanjang perintah militer yang melarang Syekh Raed Salah, ketua Gerakan Islam, untuk memasuki kota Al Quds, tidak lain adalah sebuah refleksi ketidakadilan yang terus dilakukan (Zionis)."

Nujidat mengatakan, "Keputusan Israel itu batil. Karena kehadiran penjajah di Al Quds adalah batil. Dan apa yang dibangun di atas kebatilan adalah batil. Dari sini kami katakan, Syekh Raed Salah berhak untuk memasuki kota Al Quds ketika kapan dia mau."

Dalam kalimat yang ditujukan kepada penjajah Israel , Nujidat mengatakan, "Ketahuilah bahwa perintah militer kalian dan pengadilan boneka kalian tidak akan membuat kami gentar dan tidak akan bisa mencegah kami untuk terus berhubungan dengan Al Quds, masjid Al Aqsha dan warga kami di Al Quds."

Sementara dalam kalimat yang ditujukan kepada umat Islam dan dunia Arab, Nujidat meminta mereka agar tetap mengikuti perkembangan yang terjadi di Al Quds dan Al Aqsha dan membela keduanya.

Tahun lalu kita menyaksikan eskalasi serangan Israel di kota Al Quds dan masjid Al Aqsha dalam cara-cara yang belum pernah terjadi sejak pendudukan tahun 1967. Hal inilah yang mendorong beberapa organisasi HAM Palestina menyerukan umat Islam menentang dan melawan rencana yahudisasi yang dilakukan Zionis Israel . (eramuslim/fn)




Lainnya:

.PEMIMPIN LEBANON DAN TURKI KECAM ISRAEL
2010-01-12 10:35:03

.MAHASISWA PALESTINA BELAJAR BAHASA INDONESIA DI LIA
2010-01-11 23:48:09

.ISRAEL AKAN BANGUN PAGAR BARU
2010-01-11 23:19:47

.ISRAEL TAKKAN BEBASKAN TOKOH PALESTINA
2010-01-11 17:21:52

. DUEL RUDAL 40 RIBU DOLAR ISRAEL DAN ROKET 100 DOLAR PALESTINA
2010-01-11 17:06:11