Depan | Berita | Artikel | Galeri | Tentang KISPA | Infaq Palestina | Infaq Peduli Negri | Hubungi Kami


Relawan KISPA di Kapal Freedom Flotilla


SEKJEN KISPA MEMBACAKAN PERNYATAAN SIKAP KISPA TENTANG PEMBAJAKAN KAPAL MAVI MARMARA DI BUNDARAN HI


AKSI PEMBAKARAN BENDERA ISRAEL DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


Muhammad Fatih - di sebelah kanan - Belajar Mengaji dalam Perjalanan ke Gaza.


Ketua KISPA Bersama Peter Vanner 63 tahun, seorang warga negara Inggris, yang kemudian berganti nama Muhammad Fatih. setelah masuk Islam saat pemberangkatan rombongan “Armada Pembebasan” ke Gaza


Kapal Laut "Mavi Marmara" yang mengangkut relawan kemanusiaan ke Gaza.


Syekh Raid Shalah, Ulama Palestina, tamu khusus yang datang dari Al Quds.


Ketua KISPA berjabat tangan dengan Syekh Raid Shalah.


Hujan rintik-rintik mengiringi pelepasan "armada pembebasan" ke Gaza


Relawan KISPA bersama Syekh Raid Shalah di Istanbul, Turki.


Relawan KISPA bersama anak-anak Istanbul, Turki.


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari Jama'ah Masjid Al-Balag Gedung Bulog II


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari UNISBA (Universitas Islam Bandung)

INFORMASI INFAQ
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Di INFORMASIKAN Kepada Bpk/Ibu/Sdr/i yang Berinfaq Melalui Transfer BMI, Kami akan update di www.kispa.org/infaq setelah kami mendapatkan Print Out dari pihak BMI per Tgl 14 Setiap Bulannya. Kecuali Infaq yang Langsung (tidak melalui Bank) atau mengirim tanda bukti transfer via fax. ke KISPA.

Wassalam,
KISPA







www.majelisazzikra.org




www. infopalestina.com















TURKI ANCAM TARIK DUBES DARI ISRAEL
2010-01-14 08:26:50

kispa.org - ISTAMBUL -- Presiden Turki, Abdullah Gul, mengeluarkan ultimatum untuk menarik duta besarnya dari Israel bila pertikaian menyangkut perlakuan terhadap wakil Turki tidak diselesaikan. Perseteruan ini terjadi setelah Wakil Menteri Luar Negeri Israel, Danny Ayalon, memanggil Duta Besar Turki untuk Israel, Oguz Celikkolits untuk menyampaikan protes terkait program serial televisi. Dia dibiarkan menunggu, kemudian duduk di kursi yang lebih rendah dari kursi pejabat Israel yang menerimanya dan tidak ada bendera Turki yang dipajang.

Rekaman gambar yang memperlihatkan dubes Turki tersebut duduk di sofa lebih rendah, sementara para pejabat Israel duduk di kursi lebih tinggi, telah disiarkan oleh media Israel. Danny Ayalon kemudian meminta maaf atas perlakuan itu tetapi tidak ada tanda-tanda pertikaian mereda.

Ayalon berusaha mencegah pertikaian dengan mengatakan tidak menghormati seseorang "bukanlah cara dia". Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman mengatakan negaranya tidak ingin bermusuhan dengan Turki tetapi pemerintah Turki harus menunjukkan sikap saling hormat. "Bila Israel tidak menyelesaikan sengketa sebelum malam ini, duta besar kita akan menumpang pesawat pertama besok," kata Presiden Abdullah Gul.

Sengketa Turki dengan Israel bermula dari sebuah serial televisi tentang penculikan anak-anak Turki oleh agen-agen rahasia Israel. Pemerintah Israel tidak tidak bisa menerima kisah drama serial yang dianggap sebagai bagian dari kecenderungan anti-Yahudi di Turki. Menurut Israel, drama televisi itu diperburuk oleh kritik yang sering dikeluarkan oleh Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan. Para juru bicara Turki menegaskan negaranya tidak anti-Yahudi dan bahwa kecaman kebijakan Israel terhadap rakyat Palestina, sebagai contoh, tidak ada kaitannya dengan anti-Yahudi.

Pertikaian ini memiliki aspek domestik dan juga internasional. Israel khawatir melihat Turki semakin aktif menjalin hubungan dengan dunia Arab.

Berdasarkan laporan dari BBC, persoalan ini menimbulkan pertanyaan tentang nasib hubungan antara pemerintah Turki dengan Israel. Dari sisi domestik, pertikaian ini merupakan contoh politik luar negeri Israel yang agresif pimpinan Menteri Luar Negeri Avigdon Lieberman. Sejumlah pengkritik di dalam negeri mengatakan Lieberman mencoba menggagalkan lawatan Menteri Pertahanan Ehud Barak ke Turki.(RoL/fn)




Lainnya:

.TURKI TUNTUT PERMINTAAN MAAF ISRAEL
2010-01-14 08:08:52

.QARADHAWI BANTAH FATWAKAN RAJAM MAHMUD ABBAS
2010-01-13 10:21:04

.ADA DANA "YAHUDI" DI BANK CENTURY
2010-01-13 10:10:25

.RAED SALAH: 2010 TAHUN KRITIS BAGI AL QUDS DAN AL AQSHA
2010-01-13 10:01:06

.PEMIMPIN LEBANON DAN TURKI KECAM ISRAEL
2010-01-12 10:35:03