Depan | Berita | Artikel | Galeri | Tentang KISPA | Infaq Palestina | Infaq Peduli Negri | Hubungi Kami


Relawan KISPA di Kapal Freedom Flotilla


SEKJEN KISPA MEMBACAKAN PERNYATAAN SIKAP KISPA TENTANG PEMBAJAKAN KAPAL MAVI MARMARA DI BUNDARAN HI


AKSI PEMBAKARAN BENDERA ISRAEL DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


Muhammad Fatih - di sebelah kanan - Belajar Mengaji dalam Perjalanan ke Gaza.


Ketua KISPA Bersama Peter Vanner 63 tahun, seorang warga negara Inggris, yang kemudian berganti nama Muhammad Fatih. setelah masuk Islam saat pemberangkatan rombongan “Armada Pembebasan” ke Gaza


Kapal Laut "Mavi Marmara" yang mengangkut relawan kemanusiaan ke Gaza.


Syekh Raid Shalah, Ulama Palestina, tamu khusus yang datang dari Al Quds.


Ketua KISPA berjabat tangan dengan Syekh Raid Shalah.


Hujan rintik-rintik mengiringi pelepasan "armada pembebasan" ke Gaza


Relawan KISPA bersama Syekh Raid Shalah di Istanbul, Turki.


Relawan KISPA bersama anak-anak Istanbul, Turki.


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari Jama'ah Masjid Al-Balag Gedung Bulog II


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari UNISBA (Universitas Islam Bandung)

INFORMASI INFAQ
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Di INFORMASIKAN Kepada Bpk/Ibu/Sdr/i yang Berinfaq Melalui Transfer BMI, Kami akan update di www.kispa.org/infaq setelah kami mendapatkan Print Out dari pihak BMI per Tgl 14 Setiap Bulannya. Kecuali Infaq yang Langsung (tidak melalui Bank) atau mengirim tanda bukti transfer via fax. ke KISPA.

Wassalam,
KISPA







www.majelisazzikra.org




www. infopalestina.com















PEJABAT SENIOR FATAH KUNJUNGI HAMAS DI JALUR GAZA
2010-02-04 14:11:22

kispa.org - Pejabat senior Fatah, tak biasanya melakukan kunjungan ke Jalur Gaza dan melakukan pertemuan dengan para petinggi Hamas di wilayah itu.

Nabil Shaath, anggota komite sentral Fatah disambut hangat oleh Ismail Haniya, tokoh Hamas yang terpilih sebagai perdana menteri Palestina dalam pemilu tahun 2006 tapi kemudian dipecat secara sepihak oleh Presiden Palestina, Mahmud Abbas.

Shaath yang masuk ke Gaza lewat perbatasan Erez di Israel menyatakan dirinya ke Gaza untuk membicarakan masalah rekonsiliasi. Ia membantah spekulasi bahwa kedatangannya ke Gaza membawa misi rahasia.

"Saya ingin melihat situasi di Gaza dan kondisi warganya. Saya mengunjungi bagian dari wilayah Palestina sehingga tidak perlu pakai visa. Saya melakukan kontak dengan saudara-saudara saya di Hamas dan semua faksi di Palestina, mereka semua tahu kunjungan ini. Tidak ada misi rahasia," tukas Shaath pada para wartawan di perbatasan Erez.

Ia menambahkan, dengan berkunjung ke Gaza ia ingin menciptakan iklim yang lebih baik agar Hamas mau menandatangani dokumen Mesir. Dokumen yang dimaksud adalah kesepakatan yang diajukan Mesir untuk rekonsiliasi Fatah-Hamas.

Fatah sudah menandatangani kesepakatan itu bulan Oktober 2008, tapi Hamas menolak menandatanganinya. Hamas menilai kesepakatan itu tidak mencantumkan banyak hal yang sebelumnya sudah disetujui antara Hamas dan Fatah.

Hubungan Hamas-Fatah memburuk setelah Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang didukung Barat secara sepihak memecat Ismail Haniya dari jabatan perdana menteri dan menggantikannya dengan Salam Fayyad.

Ketegangan antara keduanya diwarnai bentrokan senjata dan akhirnya Hamas berhasil menguasai wilayah Gaza pada tahun 2007 hingga sekarang. (eramuslim/fn)




Lainnya:

.TIM KESEBELASAN MESIR TIDAK MENGGUBRIS UNDANGAN KESEBELASAN ISRAEL
2010-02-03 14:37:42

.LEMBAGA TINGGI ISLAM AL QUDS: KOTA AL QUDS DALAM BAHAYA BESAR
2010-02-03 13:30:43

.ISRAEL TINGKATKAN KEAMANAN SESUDAH PEMBUNUHAN TOKOH HAMAS
2010-02-03 07:56:04

.IIPAC EKSIS, PILPRES 2014 HARUS LEWAT LOBI YAHUDI
2010-02-02 15:06:43

.MAHMUD MABHUH, TOKOH AL QASSAM YANG HOBI "BODY BUILDING"
2010-02-01 10:57:14