POLISI ISRAEL SERBU AL AQSHA
2010-03-02 09:24:56
Polisi menembakkan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan warga Palestina yang berada di masjid. Warga yang berupaya mencegah masuknya ekstremis Yahudi masuk masjid akhirnya bentrok dengan polisi. Kejadian itu menyebabkan 15 warga dan dua polisi terluka.
''Ini merupakan provokasi yang telah sekian kalinya dilakukan oleh Israel. Mestinya, ini menjadi momentum bagi umat Islam, khususnya di Indonesia, untuk lebih memiliki kepedulian terhadap Al Aqsha,'' kata Ferry di Jakarta, Senin (1/3).
Di sisi lain, Ferry menyatakan, peristiwa ini juga harus menjadi momentum bagi umat Islam bersatu, terutama untuk ambil bagian dalam upaya membebaskan Al Aqsa dari cengkeraman Israel. Termasuk, dua masjid lainnya yang sekarang diklaim Israel, yaitu Masjid Ibrahim dan Bilal.
''Kejadian ini juga sangat menyakitkan hati umat Islam. Selain itu, umat Islam saat ini memang telah sangat lelah dengan masalah-masalah yang dihadapinya. Namun, umat Islam harus diingatkan agar tetap peduli pada keberadaan Al Aqsha,'' ujar Ferry.
Namun, Ferry yakin masalah Al Aqsha ini akan dapat terselesaikan dan Al Aqsha akan sepenuhnya berada di tangan umat Islam. Salah satu indikasinya, lahirnya generasi Qurani. Saat ini, banyak generasi Qurani yang lahir di Palestina, Gaza khususnya.
Warga Palestina telah membangun program melahirkan para hafiz atau orang yang hafal Alquran. Pada 2007, selama dua bulan lahir 450 hafiz, sedangkan pada 2008 dalam kurun waktu yang sama, lahir 3.500 hafiz. Dan pada 2009 lalu, telah ada 10 ribu hafiz.
''Saya yakin dengan munculnya generasi Qurani maka Al Aqsha bisa kembali ke tangan umat Islam. Ini juga harus diiringi dengan komitmen umat Islam menjalankan ajaran Islam. Pada masa Salahuddin Al Ayubbi, Al Aqsha kembali ke pangkuan umat Islam setelah 88 tahun,'' ujar Ferry.
Umat Islam di Indonesia, kata Ferry, juga mestinya ambil bagian dalam upaya ini. Yaitu, dengan meningkatkan kepedulian terhadap Al Aqsha juga membantu dengan doa dan dana. Pemerintah Indonesia, ujar dia, juga mestinya memainkan perannya.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma'ruf Amin, mengatakan, Israel sudah sangat keterlaluan dan harus menghentikan cara-cara kekerasan seperti yang dilakukan selama ini. ''Tindakan Israel tak hanya memancing kemarahan masyarakat Israel, tapi juga umat sedunia.''
Menurut Ma'ruf, Israel bukan saja berhadapan dengan Palestina, melainkan juga seluruh umat. Karena, tindakan Israel itu sangat menyinggung seluruh umat. Ia berharap Pemerintah Indonesia segera mengeluarkan pernyataan resmi mengutuk tindakan Israel.
''Kami juga berharap agar Pemerintah Indonesia menjalin konsolidasi kekuatan dengan negara-negara lain untuk menjalin satu kekuatan. Bentuk satu kekuatan besar antarnegara untuk kemudian secara bersama-sama menghukum Israel,'' kata Ma'ruf menegaskan.
Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Syuhada Bahri, menyatakan kejadian ini merupakan momentum bagi pemerintah untuk menunjukkan sikap tegasnya. Sikap tegas pemerintah, kata dia, akan mendapatkan dukungan.
''Saya yakin umat Islam akan sangat mendukung jika pemerintah bisa tegas terhadap tragedi yang menimpa saudara kita di Palestina. Tindakan Israel selain menyakiti bangsa Palestina juga memicu kemarahan umat seluruh dunia,'' ungkap Syuhada.
Syuhada menambahkan, umat Islam selama ini selalu dituding sebagai teroris oleh Barat, seperti Amerika Serikat, Inggris, dan sekutunya walaupun tak pernah terbukti. ''Sementara tindakan Israel yang merupakan tindakan teroris tak pernah ditindak,'' katanya.
Organisasi Konferensi Islam (OKI) juga mengecam serangan Israel tersebut. Sekjen OKI, Ekmeleddin Ihsanoglu, menyatakan langkah semacam itu setelah Israel mengakui secara ilegal dua masjid milik Palestina, yaitu Masjid Ibrahim dan Bilal, merupakan langkah berbahaya.
Ihsanoglu mengingatkan Israel, kerusakan apa pun di Masjid Al Aqsha dan tempat suci lainnya akan menimbulkan konsekuensi serius. Sebab, membahayakan keamanan dan perdamaian internasional. September lalu, insiden yang sama juga terjadi. (RoL/fn)
Lainnya:
.DUNIA ISLAM KUTUK PELANGGARAN ISRAEL ATAS MASJID AL AQSHA
2010-03-02 09:12:54
.SYAIKH HASSAN YUSUF, RESMI TIDAK AKUI MUSAB YANG MURTAD SEBAGAI ANAKNYA
2010-03-02 09:03:29
.KEPOLISIAN DUBAI: PARA TERSANGKA PEMBUNUH MABHUH SEMBUNYI DI ISRAEL
2010-03-02 08:58:26
.PASUKAN ISRAEL MENYERBU PELATARAN MASJID AL AQSHA
2010-03-01 08:26:48
.POLISI DUBAI KEPADA KEPALA MOSSAD: JADILAH LAKI-LAKI BERTANGGUNG JAWAB
2010-02-28 08:18:02




















.jpg)










