Depan | Berita | Artikel | Galeri | Tentang KISPA | Infaq Palestina | Infaq Peduli Negri | Hubungi Kami


Relawan KISPA di Kapal Freedom Flotilla


SEKJEN KISPA MEMBACAKAN PERNYATAAN SIKAP KISPA TENTANG PEMBAJAKAN KAPAL MAVI MARMARA DI BUNDARAN HI


AKSI PEMBAKARAN BENDERA ISRAEL DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


Muhammad Fatih - di sebelah kanan - Belajar Mengaji dalam Perjalanan ke Gaza.


Ketua KISPA Bersama Peter Vanner 63 tahun, seorang warga negara Inggris, yang kemudian berganti nama Muhammad Fatih. setelah masuk Islam saat pemberangkatan rombongan “Armada Pembebasan” ke Gaza


Kapal Laut "Mavi Marmara" yang mengangkut relawan kemanusiaan ke Gaza.


Syekh Raid Shalah, Ulama Palestina, tamu khusus yang datang dari Al Quds.


Ketua KISPA berjabat tangan dengan Syekh Raid Shalah.


Hujan rintik-rintik mengiringi pelepasan "armada pembebasan" ke Gaza


Relawan KISPA bersama Syekh Raid Shalah di Istanbul, Turki.


Relawan KISPA bersama anak-anak Istanbul, Turki.


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari Jama'ah Masjid Al-Balag Gedung Bulog II


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari UNISBA (Universitas Islam Bandung)

INFORMASI INFAQ
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Di INFORMASIKAN Kepada Bpk/Ibu/Sdr/i yang Berinfaq Melalui Transfer BMI, Kami akan update di www.kispa.org/infaq setelah kami mendapatkan Print Out dari pihak BMI per Tgl 14 Setiap Bulannya. Kecuali Infaq yang Langsung (tidak melalui Bank) atau mengirim tanda bukti transfer via fax. ke KISPA.

Wassalam,
KISPA







www.majelisazzikra.org




www. infopalestina.com















AS BERI UPAH ISRAEL ATAS KEJAHATANNYA
2010-03-05 00:54:15

kispa.org-Washington : Meski Israel terus melakukan pelanggaran hak negara-negara Arab, secara khusus Palestina – Mossad yang mengacak-acak keamanan nasional Dubai dengan passport palsu - namun Amerika justru memberikan upah atas kejahatannya, menysul penandatanganan kesepakatan kerjasama di bidang pengamanan pesawat terbang sipil.

Kesepakatan baru ini memberikan peluang kepada Israel untuk memperoleh informasi lengkap dari para penumpang, terutama warga Palestina, Arab dan umat Islam secara umum. Inilah yang meresahkan organisasi-organiasi HAM sipil dan hukum di Amerika. Menteri keamanan dalam negeri Amerika, Janet Napolitano dan Dalam Negeri Israel, Israil Cats mengatakan dalam pernyataan bersamanya kemarin Rabu (4/3) bahwa kesepakatan baru ini akan memperkokoh keamanan pesawat dunia. Dengan kesepakatan ini, Israel akan memiliki hak memperoleh informasi dan data terkait semua penumpang, latar belakang mereka, tempat lahir mereka, pekerjaan, sidik jari, gambar, dan perjalanan-perjalanan mereka, termasuk informasi detail lainnya yang bisa diungkap oleh alat elektronik.

Para advokat kebebasan privasi mengungkapkan keresahan mereka terhadap kesepakatan seperti dengan Israel. Sebab sejak bertahun-tahun Israel menghimpun data sebanyak mungkin dari setiap orang dari berbagai bangsa, etnis dan agama, terutama warga Palestina, Arab dan kaum muslimin.

Mereka menilai bahwa kesepakatan itu akan memberikan legalitas dan hak kepada Israel dalam menyimpan informasi yang mereka peroleh dan digunakan untuk kepentingan mereka atau melancarkan balas dendam kepada orang yang memiliki pandangan berbeda dalam politik dan ekonomi. Atau bahkan Israel menjual informasi pribadi itu kepada negara atau badan intelijen lainnya.

Para advokat kebebasan pribadi itu memperingatkan bahaya kesepakatan dan peluang seperti ini kepada Israel. Sebab negara zionis ini memiliki peran panjang dalam melanggar hukum internasional. Israel juga sering mencuri rahasia militer dan rahasia industri pertahanan untuk dijual kepada pihak yang lebih banyak membayar.

Langkah bahaya Amerika ini terjadi setelah Israel menggelar kejahatannya membunuh elit Hamas, asy-Syahid Mahmud Mabhuh di Dubai dengan menggunakan passport palsu Eropa. (infopal/din)




Lainnya:

.HAMAS: NEGOSIASI DENGAN ISRAEL ADALAH DOSA BESAR
2010-03-05 00:47:06

.INTELEKTUAL YAHUDI SERUKAN RAKYAT AS LAWAN ISRAEL
2010-03-04 14:23:59

.PERSATUAN ULAMA: INTIFADHAH KETIGA AKAN DI MULAI DARI MASJID IBRAHIMI
2010-03-03 15:40:37

.ISRAEL SERET ANAK PALESTINA KE PENGADILAN MILITER
2010-03-03 13:40:52

.POLISI DUBAI: WARGA ISRAEL DILARANG MASUK !
2010-03-02 16:26:53