KONFERENSI YAHUDI INTERNASIONAL AKAN DIADAKAN DI KOTA AL QUDS
2010-08-30 09:57:39
kispa.org - Al Quds - Dewan Islam Kristen di Al Quds menegaskan bahwa langkah penjajah Zionis mengadakan konferensi Yahudi internasional ke-14 di
Sekjen Dewan Islam dan Kristen, Dr. Hasan Khater mengatakan, “Penjajah sama sekali tidak peduli dengan perasaan kaum muslimin di Palestina dan dunia. Bahkan dengan sengaja menyinggung langsung perasaan agama bagi orang Palestina dan kaum muslimin secara umum. Buktinya adalah dengan sengaja mengadakan konferensi Yahudi internasional di bulan Ramadhan.”
Dia menambahkan, keputusan lalim Zionis ini di saat peringatan hari-hari kelabu bagi tempat-tempat suci Islam, mulai dari peringatan 41 tahun pembakaran masjid Al Aqsha, peringatan 16 tahun pembantaian di masjid aA Ibrahimi, serangan terhadap masjid Ain Silwan dan larangan terhadap jamaah masuk ke masjid Al Aqsha bahkan di bulan Ramadhan.
Khater mengingatkan bahwa konferensi ini tidak hanya sekadar pertemuan biasa para pemimpin Yahudi dunia. Namun pertemuan berbahaya yang bertujuan untuk menetapkan strategi untuk membela negara penjajah di tingkat internal dan eksternal. Dalam pertemuan ini akan dipaparkan sejumlah usulan berkaitan dengan cara terjun dalan perang elektronik untuk melindungi negara penjajah dan menghadapi gelombang yang meragukan legalitas eksistensinya di tingkat internasional serta banyak hal lainnya.
Khater menjelaskan bahwa pertemuan para pemimpin Yahudi dari berbagai penjuru dunia di jantung
Khater menyerukan para pemimpin umat agar memiliki sikap tegas dan pemahaman yang jelas yang masih menjadi tembok yang mengisolasi umat ini dari tempat-tempat sucinya. (infopalestina/fn)
Lainnya:
.MASJID AL IBRAHIMI DI HEBRON AKAN DITUTUP ISRAEL BULAN DEPAN
2010-08-27 10:16:45
.POLISI ISRAEL TANGKAP TIM WARTAWAN SAAT KELUAR DARI MASJID AL AQSHA
2010-08-27 10:08:13
.WARGA ISRAEL BAKAR 20 AREA PERTANIAN PALESTINA
2010-08-25 12:12:39
.BEDAH “MAVI MARMARA MENEMBUS GAZA” DI MENTENG SUKSES
2010-08-25 11:10:03
.NORWEGIA PUTUS KERJASAMA DENGAN DUA PERUSAHAAN ISRAEL
2010-08-25 10:18:09





.jpg)








