11 Ribu Siswa Pengungsi di Libanon Putus Sekolah Sejak 10 Tahun
2012-01-24 08:10:10
kispa.org - Beirut : Orrganisasi Palestina yang konsen pada urusan hak kembali pengungnsi Palestina ke tanah kampung halamannya “TSABIT” menyatakan bahwasanya lebih dari 11 ribu siswa Palestina dari kamp-kamp pengungsi Palestina di Libanon telah putus sekolah sejak tahun 2001 hingga awal tahun 2011.
Dalam pernyataan yang dilansir kantor berita berbahasa Arab “quds press”, Senin (23/1), TSABIT menjelaskan abhwa tingkat angka putus sekolah di sekolah-sekolah Badan Bantuan dan Pemberdayaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mencapai 18 persen, selama 10 tahun terakhir mencapai 11 ribu 663 siswa siswi yang putus sekolah.
TSABIT menegaskan adanya kesenjangan besar antara layanan yang diberikan oleh badan bantuan PBB UNRWA dengan kebutuhan para pengungsi pada level pendidikan, kesehatan, bantuan dan pengembangan, terutama bersamaan dengan diluncurkannya program UNRWA yang diberinama “Redignity” (mengembalikan martabat) untuk jangka waktu selama 5 tahun. (PIP/asw/din)
Lainnya:
.2 Gugur Syahid Akibat Gempuran Israel di Utara Gaza
2012-01-19 11:34:31
.Persiapan Serangan Besar-Besaran ke Gaza Telah Dilakukan Israel
2012-01-18 07:27:19
.“Taman Talmud” Ancam Kepung al Aqsha
2012-01-17 10:45:41
.Haniyah Sambut Anggota Konvoi "Miles of Smiles 8" di Gaza
2012-01-17 10:44:16
.Miles of Smiles 8 Tiba di Gaza
2012-01-15 07:35:13





.jpg)








