Erdogan: Kesejahteraan Turki Bagian Dari Kesejahteraan Gaza
2012-08-15 03:08:11
kispa.org - PM Turki, Thayep Rejep Erdogan menyerang para pengeritik kebijakan luar negerinya terkait negara-negara Islam, terutama krisis Palestina, Suriah dan Myanmar. Erdogan mengalamatkan pernyataannya kepada para penentang dari aktifis kiri dan nasionalis bahwa mereka tidak membaca sejarah dengan baik, dan tidak memahami arti “Umat yang satu” dan perannya terhadap sesama “Seperti bangunan yang saling mengokohkan”, Erdogan menganggap stabilitas dan keamanan serta kesejahteraan Turki dimulai dari negara-negara tersebut.
Dalam acara buka puasa yang digelar Asosiasi Persahabatan di Istanbul, Ahad (12/8) kemarin, Erdogan menyatakan, sejumlah pihak meminta kita untuk memperhatikan persoalan internal kita dan membiarkan yang lain menghadapi nasib dan persoalan mereka sendiri, mengisyaratkan ungkapan “Berikan hak kaisar untuk kaisar, dan hak Allah untuk Allah” dan “Biarkan makhluk menjadi tanggung jawab Khaliq”. Mereka menyatakan, “Biarkanlah persoalan Damaskus, lihatlah Samandili (Turki Timur), biarkan persoalan Arakan (Rohingya), perhatikan Hakari (Turki Timur), biarkan persoalan Gaza, Sarayepo dan Kabul, perhatikanlah wilayah Turki.”
Saya katakan, “Kita akan memperhatikan dua pihak, kita adala umat yang memahami bahwa kesejahteraan wilayah Turki sangat terkait dengan kesejahteraan Gaza, stabilitas Samandili (Turki Timur) dimulai dari Damaskus, keselamatan Hakari di perbatasan Iran adalah keselamatan Arakan (Rohingya), Sarayepo dan Kabul.”
Erdogan menyebutkan, sebagian pihak bertanya, “Apa Urusan Anda memperhatikan persoalan Palestina?” kenapa Menlu Turki pergi ke Mianmar? Apa urusan Anda di Libanon, Somalia, Kosovo, Bosnia dan Afghanistan? Kenapa Anda membantu rakyat Suria? Menurut Erdogan, semua yang bertanya hal ini tidak memahami persoalan kami. Jika para pahlawan kita gugur di Palestina, Arakan dan Myanmar, maka kita akan pergi kesana saat ini dan di masa mendatang.
Erdogan menambahkan, memberikan bantuan kepada semua negara dan bangsa yang berpartisipasi mendukung Turki pada perang dunia pertama, yang memberikan dukungan doa dan berkorban untuk Turki dalam perang kemerdekaan, semua itu adalah amanah di pundak kami.
Erdogan menyebutkan, Turki saat ini sedang membangun rumah sakit besar di Gaza, ditegaskan bahwa proyek ini adalah kewajiban persaudaraan dan kemanusiaan.
Erdogan menyatakan, “Umat Islam tidak mengenal batas geografi di masa lampau maupun saat ini, dan melihat kaum muslimin yang jaraknya ribuan kilo meter di Arakan (Rohingya), Aceh, Palestina, Suriah, Somalia, sebagaimana mereka melihat saudara kepada saudaranya.” (qm/pip/mrr)
Lainnya:
.Konvoi “Anshar 3” ke Gaza Akhir September Bawa Obat-obatan
2012-08-15 03:03:16
.Rafah Dibuka Jumat Sabtu
2012-08-12 22:57:38
.Rencana Zionis Hegemoni al Aqsha Terus Meningkat
2012-08-12 22:53:57
.Al-Quds Internasional Minta KTT Makkah Ambil Sikap Riil Soal Al-Aqsha
2012-08-12 22:49:21
.Usulan Anggota Knesset Israel Membagi Jadwal Ibadah di Al-Aqsha, Menuai Kecaman
2012-08-12 22:40:24



.jpg)



.jpg)




.gif)




