Ulama Palestina Dan Mesir Serukan Umat Dukung Al-Aqsha
2013-02-23 21:40:32
kispa.org - Gaza - Ulama Palestina dan Mesir menegaskan pentingnya membela Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha, serta menyadarkan umat akan bahaya yahudisasi yang dilakukan zionis terhadap kota Al-Quds dan pengusiran warganya.
Hal itu disampaikan saat konferensi internasional ulama Mesir dan Palestina keempat di Gaza, Jumat (22/2) yang diikuti ratusan ulama dan dai dari Palestina dan Mesir.
Dr. Ismail Ridhwan, Menteri Wakaf dan Urusan Agama di Gaza menyatakan, muktamar para ulama dan kehadiran ulama Mesir menegaskan hubungan kokoh di antara kami. Ridhwan menyebutkan, konferensi ini salah satu hasil kesepakatan yang ditandatangani dengan Kementerian Wakaf Mesir, sebagai salah satu cara mengakhiri blokade Gaza.
Ridhwan menambahkan, kita bersatu membela Al-Quds yang menjadi target yahudisasi dan konspirasi serta ancaman yang berulang, lewat penggusuran Qubbatus Sakhrah serta pembangunan kuil Sulaiman, di samping serbuan berulang kali terhadap Masjid Al-Aqsha oleh pasukan tentara zionis. Saat ini penjajah zionis masih melarang warga Tepi Barat dan Al-Quds menunaikan shalat di Al-Aqsha dan menggusur rumah-rumah warga Al-Quds dan menarik identitas mereka.
Ridhwan mengingatkan bahwa kota Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha menjadi target nyata serangan penjajah zionis, lewat penggalian dan tindakan terencana. Ridhwan menuntut dukungan bangsa Arab dan kaum muslimin baik politik, materil dan moril.
Sementara itu Dr. Sholah Sulthan, Sekjen Majlis Tinggi Urusan Islam menyatakan, Gaza telah memberikan teladan unit dalam melawan penjajah bagi semua umat Islam, dan mengangkat citra bangsa Arab dan kaum muslimin lewat pertempuran yang dimenangkannya.
Sulthan menyebutkan, Dewan Tinggi Urusan Islam telah membangun ruang baru terkait Palestina, dan hasilnya adalah kunjungan ke Gaza. Sulthan menegaskan, umat Islam harus bersatu mendukung persoalan Palestina. Dan para ulama harus menggalang dukungan kaum muslimin untuk membela persoalan Palestina.
Delegasi ulama Mesir saat kembali ke Mesir akan menggelar satu hari mogok makan sebagai solidaritas bagi tawanan Palestina. Kami akan terus menetapi jalan jihad dengan kemampuan yang dimiliki dan bersama pejuang Palestina meraih kemenangan yang diharapkan.
Sementara itu Wakil Menteri Wakaf Mesir, Jamal Abdul Sattar menegaskan, umat harus bersatu membela dan mendukung Palestina lewat jihad dan perlawanan menghadapi penjajah zionis. (qm/pip/al)
Lainnya:
.Turki Gelar Persidangan Pejabat Zionis Terkait Serangan Kapal Mavi Marmara
2013-02-21 21:29:07
.Konvoi Delegasi Dakwah Mesir Tiba Di Gaza
2013-02-21 21:23:11
.Zionis Hancurkkan Ribuan Acre Lahan Pertanian Palestina di Nagev
2013-02-20 05:02:22
. 7 Warga Palestina Gugur di Suriah
2013-02-20 05:00:00
. Aleg Jerman Solidaritas kepada Tawanan Palestina Isawi
2013-02-15 20:45:20



.jpg)



.jpg)




.gif)




